Pagi
pun tersenyum
Seindah
senyuman di bibirnya
Yang
selalu membawa kegembiraan di hati
Dialah
gadis kecil kesayangan nenek, Ibu ku
Tomboy
, sedikit cuek
Itulah
gayannya
Hari
dimana semuanya harus merasakan sebuah kerinduaan
Gadis
kecil pun telungkup seperti bersujud di sebuah kasur
Sambil
menutup mata dengan kedua tangan lembutnya
Sambil
mengeluarkan suara terpatah-patah dan sedikit mengeluarkan air mata
Oh,
ternyata si gadis menangis
Menangis
karena harus meninggalkan neneknya yang dulu selalu ada di setiap sisi
kehidupannya
Dengan
sabar nenek pun mengangkat tubuhnya
Dan
memegang tangannya dengan lembut
Serta
mengarahkan tanganya agar melepas dari
menutup mata
Nenek
pun mengusap setiap tetes air yang mengalir dari kedua mata si gadis
Seraya
berkata “ pasti nenek akan menengok mu, dan mengajakmu jalan-jalan sambil menengok saudara perempuan mu yang lain”.
Suara
terpatah-patah si gadis seketika berhenti, sambil menahan air matanya dan
menyimpan sebuah harapan yang besar agar kelak masih bisa berjalan-jalan dengan
neneknya.
Kecupan
di kening si gadis dan ciuman tangan untuk nenek
Menjadi
sebuah awal kerinduan kembali bagi si gadis
Untuk
kembali dapat bermanja-manja dengan
neneknya.