Selasa, 24 April 2012

" Nyaah"


Pagi pun tersenyum
Seindah senyuman di bibirnya
Yang selalu membawa kegembiraan di hati
Dialah gadis kecil kesayangan nenek, Ibu ku
Tomboy , sedikit cuek
Itulah gayannya

Esok hari pun tiba
Hari dimana semuanya harus merasakan sebuah kerinduaan
Gadis kecil pun telungkup seperti bersujud di sebuah kasur
Sambil menutup mata dengan kedua tangan lembutnya
Sambil mengeluarkan suara terpatah-patah dan sedikit mengeluarkan air mata

Oh, ternyata si gadis menangis
Menangis karena harus meninggalkan neneknya yang dulu selalu ada di setiap sisi kehidupannya
Dengan sabar nenek pun mengangkat tubuhnya
Dan memegang tangannya dengan lembut
Serta mengarahkan tanganya agar melepas  dari menutup mata

Nenek pun mengusap setiap tetes air yang mengalir dari kedua mata si gadis
Seraya berkata “ pasti nenek akan menengok mu, dan mengajakmu jalan-jalan sambil  menengok saudara perempuan mu yang lain”.
Suara terpatah-patah si gadis seketika berhenti, sambil menahan air matanya dan menyimpan sebuah harapan yang besar agar kelak masih bisa berjalan-jalan dengan neneknya.

Kecupan di kening si gadis dan ciuman tangan untuk nenek
Menjadi sebuah awal kerinduan kembali bagi si gadis
Untuk kembali dapat bermanja-manja  dengan neneknya.